Jumat, 10 Januari 2014

4 Rahasia di balik sukses Timnas U-19

4 Rahasia di balik sukses Timnas U-19


1. Semua pemain dimainkan

UNIQUE" Pelatih Indra Sjafri memainkan seluruh 20 anggota skuad timnas dalam tujuh pertandingan yang dijalani selama turnamen. Indra Sjafri percaya bahwa skuadnya punya perbedaan kemampuannya yang tidak terlalu lebar.

Semuanya juga dia yakini punya motivasi besar untuk memberi gelar juara. Nyaris semua pemain termasuk kiper cadangan Rully Desrian ikut tampil. Rully yang baru berusia 16 tahun tampil saat laga semifinal menggantikan Ravi Murdianto yang cedera. 

Indra Sjafri juga berani memasang striker berusia 16 tahun, pemain paling muda di antara skuad yaitu Dimas Drajat pada laga final. Dimas menjadi salah satu eksekutor penalti yang berbuah gol.

2. Pemain hasil blusukan

Pelatih Indra Sjafri mengaku mengumpulkan anggota skuad juara ini dari blusukan seluruh wilayah di Indonesia. Indra Sjafri mengaku mendatangi berbagai daerah untuk mendapatkan bibit-bibit unggul. "Saya kumpulkan mereka setelah mendatangi banyak wilayah di Indonesia," ujar Indra Sjafri kepada merdeka.com, belum lama ini.

Jika melihat anggota skuad, mereka memang datang dari berbagai wilayah. Ilham Udin Armayn misalnya dari Ternate, Zulfiandi dan Hendra Sandi Gunawan asal Aceh. Kemudian Maldini Pali asal Mamuju. Ravi Murdianto, kiper yang menjadi hero pada laga final asli dan besar di kampungnya di Grobogan, Jawa Tengah.

3. Mayoritas berkumpul sejak lama

Sekitar 70 persen skuad asuhan Indra Sjafri ini sudah berkumpul bersama sejak lama. Mereka adalah para pemain yang menjuarai turnamen HKFA pada awal 2012 di Hong Kong dan dipertahankan pada 2013. Mereka juga tim yang meraih rekor kemenangan besar atas Pakistan 26-0 dalam laga Piala Pelajar Asia.

Menjelang turnamen Piala AFF digelar, tim ini mendapat suntikan beberapa pemain yang sempat tampil dalam kompetisi SAD di Uruguay seperti Fahri Albaar, Maldini Pali, dan Hansamu Yama Pranata. "Mereka sudah lama berkumpul jadi sudah saling mengenal satu sama lain," ujar Indra Sjafri kepada merdeka.com.

4. Stamina yang sesuai standar

Jika melihat ketangguhan dan stamina pemain saat laga final, itu tak lain karena secara fisik mereka melewati serangkaian tes untuk memenuhi standar pemain sepak bola. Menurut pelatih Indra Sjafri, rata-rata Vo2 Max para pemain adalah 55, namun ada pula yang mencapai 60. Dengan standar tersebut, mereka diharapkan bisa tampil optimal sepanjang 90 menit pertandingan. Menurut Indra, salah satu pemain dengan Vo2 Max tertinggi adalah Evan Dimas mencapai 60.

Vo2 Max adalah volume maksimal oksigen yang diproses tubuh manusia saat melakukan kegiatan intensif. Vo2 Max menjadi indikator untuk mengukur kemampuan tubuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...