Senin, 16 Desember 2013

Contoh Seorang Pemimpin Terbaik



Mungkin banyak orang yang berpendapat kalau saya ini ngaco, sok tau, atau palah, posting saya tentang SBY ini. Soalnya banyak orang yang berpikiran buruk tentang SBY, terutama dalam kinerja kepemimpinannya, namun dari posting ini saya membuktikan kalau itu adalah salah besar. Mari kita simak catatan saya ini yang sebenarnya adalah tugas sekolahku.

SEJARAH PEMBANTAIAN MUSLIM BOSNIA 1992 – 1995

Bosnia-Herzegovina adalah salah satu negara kecil di Semenanjung Balkan, Eropa bagian  Tenggara. Luas wilayahnya hanya 51.233 km persegi (sedikit lebih luas dari Propinsi Jawa Timur).  Islam  masuk  ke  kawasan  Balkan  (termasuk  Bosnia)  sekitar  tahun  1389,  ketika wilayah Balkan ada di bawah kekuasaan Turki Utsmani antara abad XII hingga akhir abad XIX.

Pada  tahun  1918,  Bosnia  menjadi  wilayah  Yugoslavia.     Akhir  Perang  Dunia  ke  II menempatkan rezim komunis di puncak kekuasaan Yugoslavia.

Sabtu, 12 Oktober 2013

7 LAGU INDONESIA YANG MENDUNIA

Raih Penghargaan, Malala Yousafzai Setara Mandela

Malala Yousafzai usai menerima penghargaan Anna Politkovskaya, RAW (Reach All Women) in War

Remaja asal Pakistan, Malala Yousafzai, meraih penghargaan tahunan bergengsi di bidang Hak Asasi Manusia (HAM), Sakharov Human Rights Prize. Penghargaan itu diberikan oleh Parlemen Eropa atas perjuangan Malala yang tak kenal lelah di bidang pendidikan. 

5 Negara Kecil dengan Timnas yang Hebat

Timnas Belgia melakukan latihan (REUTERS/Francois Lenoir)
Sebuah tim nasional sepakbola yang kuat tidak selalu muncul dari negara besar. Bahkan, lima negara ini tetap memiliki Timnas yang hebat meski hanya memiliki jumlah penduduk sedikit.

Berikut ini adalah lima negara kecil dengan timnas yang hebat seperti dikutip dari FTB Pro:

Minggu, 11 Agustus 2013

Mengembangkan Industri Pertahanan ?

Dalam kesempatan kunjungan resmi ke Korea Selatan sebagai kepala staf Angkatan Udara Republik Indonesia,salah satu acara formal adalah mengunjungi lokasi strategis Angkatan Udara Korea di luar Kota Seoul. 

Merah Putih dibentangkan sepanjang 7 km di perbatasan

Pontianak - Bendera Merah Putih sepanjang tujuh kilometer kini berkibar di sepanjang jalan di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, sejak Kamis (1/8).

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI--Malaysia (Malindo) memasang bendera tersebut dibantu warga Entikong di jalur darat lintas Malindo untuk menyambut peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.


"Bendera itu dipasang di sepanjang jalan menuju perbatasan mulai dari Tugu perbatasan antarkecamatan sampai di tugu Pancasila," kata Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia (Malindo) Letnan Kolonel Infanteri Renal Aprindo Sinaga di Entikong, Jumat.


Ia mengatakan, kegiatan tersebut diikuti warga perbatasan Kecamatan Entikong, Muspika, Kades Entikong, pelajar dan ormas dan pemuda perbatasan.


"Masyarakat sangat antusias untuk memasang bendera di sepanjang jalur perbatasan. Ini menunjukkan warga di perbatasan, cinta dan setia dengan NKRI," ujarnya.


Sementara Camat Entikong Markus mengatakan, masyarakat di perbatasan tidak pernah ingin lepas dari NKRI. Meskipun kondisi infrastruktur masih minim dan terisolir, tidak melunturkan semangat warga di perbatasan.


"Warga sepenuhnya tetap cinta Merah Putih dan NKRI. Itu terbukti ketika warga diminta untuk mengibarkan bendera di sepanjang jalur perbatasan, semua melakukan dengan semangat," katanya.


Sekitar 500 bendera sudah terpasang sejak pukul 13.00 WIB dan sampai jelang 17 Agustus diperkirakan sekitar 2.000 bendera yang akan dikibarkan di sepanjang jalur perbatasan Entikong.


"Dimulai pemasangan 500 bendera di jalur darat," kata Markus lagi.
Sumber : Antara

Presiden SBY Disadap, RI Butuh Satelit Sendiri?

Inggris bersama Amerika Serikat disebut menyadap delegasi konferensi G-20 di London tahun 2009, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dan, salah satu negara yang diuntungkan adalah Australia.

DPR: Penyadapan Inggris ke Indonesia Tak Lazim


JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Tjahjo Kumolo menyesalkan tindakan penyadapan yang dilakukan pemerintah Inggris terhadap para delegasi pertemuan G-20 di London pada April dan September 2009 lalu.

'Perketat Pengawasan Intelijen Asing'

JAKARTA -- Pengakuan Kementerian Pertahanan soal adanya operasi intelijen asing di Papua mendapat respons dari parlemen.
 
Anggota Komisi I DPRRI Nuning Kertopati menjelaskan, bekal data tersebut harus dimanfaatkan oleh intel negara memperketat pengawasan.
Terlebih, adanya eskalasi ancaman di daerah konflik seperti Papua. "Maka pengawasan perlu ditingkatkan,"ujarnya saat dihubungi Republika, Senin (27/5) malam. Menurutnya, intelijen asing biasanya datang ke satu negara dengan cara pengelabuan. Hal tersebut juga berlaku untuk para agen asing di Papua.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...